Membangun Tubuh Kristus dalam Kajian Teologis Calvin tentang Gereja yang Kelihatan dan Tidak Kelihatan
DOI:
https://doi.org/10.56175/salvation.v7i1.99Keywords:
Calvin, Gereja Kelihatan, Gereja tidak Kelihatan, Tubuh KristusAbstract
Abstract: Since the beginning of the church, various thoughts have emerged in order to understand what the church really is. The mention of the church as a body of Christ dominates every thought that speaks about the church itself. As time went by, it was found that ideas about the church continued to develop, including about the visible and invisible church. These two concepts are worthy and remain interesting to discuss. Therefore, the author of this article attempts to present here a study of this matter in relation with church as a Body of Christ which must continue to be built as long as the life of God’s people continue in this world. Starting from Calvin’s study about visible and invisible church, here we will explain the importance of the church as the body of Christ which is built spiritually and institutionally or organizationally to further emphasize the presence of the church in this world. The author uses several methods to support the writing of this article.
Abstrak: Pemahaman mengenai gereja sebagai Tubuh Kristus serta konsep gereja yang kelihatan dan tidak kelihatan merupakan tema penting dalam eklesiologi. Meskipun demikian, integrasi pemikiran Calvin mengenai kedua konsep tersebut dalam kerangka pembangunan gereja sebagai Tubuh Kristus belum memperoleh perhatian yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran teologis Calvin tentang gereja yang kelihatan dan tidak kelihatan serta implikasinya bagi pembangunan gereja. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja merupakan satu kesatuan universal di bawah Kristus sebagai Kepala, sedangkan dimensi gereja yang kelihatan dan tidak kelihatan saling melengkapi dalam mewujudkan identitas spiritual dan kehadiran gereja di dunia. Penelitian ini memberikan kontribusi teologis bagi pembangunan gereja yang seimbang antara aspek spiritual dan institusional.
References
Almasari, Lisa Afsari Putri, dan D.B.K. Ardijanto. “Gambaran Gereja yang Diterapkan Para Katekis Keuskupan Surabaya dalam Karya Pastoral.” Credendum: Jurnal Pendidikan Agama 1, no. 2 (November 2019).
Batlajery, Agustinus M.L. “Konteks yang Mempengaruhi Ekklesiologi Calvin.” Waskita: Jurnal Studi Agama dan Masyarakat. Diakses dari http://www.batlajery.web.id.
———. “Keesaan Gereja Menurut Calvin dalam Institutio 1536.” Diakses dari https://ejournal.stftws.ac.id.
Berkhof, Louis. Teologi Sistematika Volume 5: Doktrin Gereja. Surabaya: Momentum Christian Literature, 2008.
Cahyono, Irene Intan Permatasari. “Pemahaman Jemaat tentang Kesatuan Tubuh Kristus dan Signifikansinya bagi Pelayanan.” ANTUSIAS: Jurnal Teologi dan Pelayanan 8, no. 2 (Desember 2022).
Calvin, John. Institutio Christianae Religionis. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai Ajaran-ajaran Agama Kristen, Jilid 2, oleh Arvin Saputra, dkk. Surabaya: Momentum Christian Literature, 2023.
Gulo, Junidar, dan Ronaully Marbun. “Relevansi Gereja Kontemporer: Kajian Teologi Sistematika tentang Visibilitas dan Invisibilitas.” Widyakarya: Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 3, no. 2 (Juni 2025).
Halawa, Yuslina, dan Abad Jaya Zega. “Analisis Gereja dalam Perjanjian Lama dan Gereja dalam Perjanjian Baru: Kajian Ekklesiologi.” Jurnal Magistra 3, no. 1 (Maret 2024).
Jonge, Christian de. Apa Itu Calvinisme? Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.
Kurniawan, Johanes. “Munculnya Reformasi Kaum Anabaptis dan Gereja Baptis serta Implikasinya terhadap Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Sunetos 1, no. 1 (Februari 2024).
Laoli, Andeas, dan Malik Bambangan. “Gereja sebagai Tubuh Kristus: Menelusuri Sejarah, Makna dan Panggilan Kita dalam I Korintus 12:12–13.” Sukacita: Jurnal Pendidikan Iman Kristen 2, no. 1 (2025).
Na’ran, Krismayani, dkk. “Konsep Paulus tentang Gereja.” In Theos: Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 3, no. 1 (Januari 2023): 29–36.
Nanulaitta, Thomas. “Tubuh Kristus sebagai Gereja dalam Perspektif Paulus.” Prosiding Seminar Nasional STT Sumatera Utara – Gereja yang Sehat 1, no. 1 (2021).
Santono. “Berakar di dalam Kristus.” Artikel GKI Serpong, 20 Agustus 2023.
Selderhuis, Herman J. Calvin Handbook. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai Buku Pegangan Calvin, oleh Arvin Saputra. Surabaya: Momentum Christian Literature, 2017.
Siagian, Ari. “Menjadi Tubuh Kristus yang Berdampak.” Renungan Tim Mimbar Kristen Kemenag, 3 Agustus 2025.
Siki, Nusli, dkk. “Memaknai Gereja Diaklesial menurut Joas Adiprasetya sebagai Upaya Mencegah Kasus Bunuh Diri.” Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 30 Desember 2024.
Simorangkir, Gomgom, dan Riris Johanna Siagian. “Eksistensi Gereja sebagai Tubuh Kristus di Era Globalisasi.” ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora 6, no. 1 (2025).
Sirait, Mario A.J. “Gerakan Anabaptis: Perpisahan Radikal dengan Institusi Duniawi.” Pillar, Alkitab dan Teologi, 31 Oktober 2025.
Tirtanadi, Rendy, dan Frans H.M. Silalahi. “Gereja Virtual dan Tantangan Pascamodernisme: Suatu Analisis Eklesiologis dari Perspektif Reformasi.” Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili 12, no. 2 (Oktober 2025).
Williamson, G.I. The Westminster Confession of Faith. Diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai Pengakuan Iman Westminster, oleh Irwan Tjulianto. Surabaya: Momentum Christian Literature, 2006.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Roos Jermia Helena Lumi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



